Cara Mengatasi dan Menghindari Overthinking

Menjadi seorang mahasiswa memang memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari tantangan dalam perkuliahan hingga tantangan sebagai seorang manusia dewasa. Tugas yang selalu berkembang biak, IPK yang naik turun, perselisihan dengan teman atau keluarga, dan masalah-masalah lain yang memicu untuk menambah beban pikiran.

Banyaknya tantangan tersebut kemudian membuatmu menjadi sering banyak pikiran atau overthinking. Memang sebenarnya kita tidak bisa menghentikan otak kita untuk selalu memiliki pikiran-pikiran dan hal itu bisa melatih diri dalam hal problem solving. Tetapi, di sisi lain ternyata jika kamu terlalu sering overthinking, malah bisa merasa tertekan secara emosional dan sulit menghentikannya sehingga bisa meningkatkan terkena gangguan kesehatan mental. Kamu bisa melakukan cara-cara berikut ini untuk mengatasi kecenderungan overthinking.

Kamu bisa baca juga: Mengapa Menjaga Kesehatan Mental Bagi Mahasiswa itu Penting

Sadari Kondisi Bahwa Kamu sedang Overthinking

Overthinking memang tidak bisa diprediksi kapan munculnya karena hal itu bisa muncul di waktu yang tiba-tiba. Rasa khawatir atau pikiran akan suatu hal yang tiba-tiba muncul berulang kali di kepala tidak bisa dikendalikan. Saat kondisi itu terjadi pada dirimu, usahakan untuk tidak larut dalam pikiran-pikiran yang tidak berujung tersebut dan kamu harus sadar bahwa saat ini kamu sedang overthinking. Jika kamu sudah sadar maka akan lebih mudah untuk mengontrol pikiran-pikiran itu dan berusaha meresponnya dengan berpikir ke arah sebaliknya yaitu hal-hal positif.

Mencoba Atur Napas

Cara termudah yang kamu bisa lakukan ketika mulai overthinking adalah dengan berusaha mengatur napasmu. Bisa dilakukan dengan tarik napas, tahan, lalu hembuskan masing-masing selama 5 sampai 7 detik. Kamu juga bisa melakukannya sambil menutup mata agar bisa lebih fokus. Lakukan hal ini berulang kali kira-kira selama 5 menit dan kamu bisa mengatur napas sambil duduk atau tiduran sesuai dengan tingkat kenyamanan supaya bisa lebih rileks hingga kamu bisa memiliki kontrol penuh terhadap pikiranmu.

Source: Pexels.com/Jess Bailey Designs

Cara ini ternyata juga bisa membantu kamu yang suka overthinking. Terkadang, pikiran-pikiran yang muncul dalam kepalamu memang bisa sangat banyak dan bisa berkaitan satu dengan lainnya hingga membuat kamu pusing. Kamu bisa coba untuk mulai menulis jurnal dengan menuliskan masalah atau pikiran-pikiran apa saja yang mengganggu pikiranmu. Dengan melakukan ini, kamu bisa menjadi lebih tahu inti dari permasalahannya, lalu bisa saja kamu menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Mencari Kegiatan Untuk Mengalihkan Pikiran

Saat kamu memiliki kegiatan atau aktivitas yang jelas, maka kamu akan fokus untuk mengerjakan atau menyelesaikan hal-hal tersebut. Lain halnya jika kamu sedang tidak memiliki banyak kegiatan untuk dikerjakan, maka kecenderungan untuk overthinking bisa semakin meningkat. Untuk menghindarinya, kamu bisa mencari kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk mengalihkan dirimu dari overthinking di saat-saat tersebut. Lakukan kegiatan yang memang kamu sukai sehingga bisa mengalihkan pikiran dan juga meningkatkan mood jadi semakin membaik.

Bisa cek juga: 6 Rekomendasi Kegiatan Untuk Mahasiswa di Waktu Luang yang Ingin Lebih Produktif

Mengubah Fokus dalam Pikiran

Kecenderungan orang yang suka overthinking adalah mereka memikirkan hal-hal yang belum dijalani atau kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin bisa terjadi. Memang hal ini bisa membantu kita untuk terus siap menerima konsekuensi apapun tetapi juga bisa menjadi beban pikiran karena belum tentu kemungkinan tersebut terjadi. Jika kamu mulai terjebak dalam hal ini, cobalah untuk menyadarkan diri lalu ingatkan diri kamu untuk fokus pada apa yang ada di hadapanmu untuk mengurangi beban pikiran. Bila perlu, ucapkan secara verbal seolah-olah seperti mantra agar kamu bisa terus mengingatnya.

Melakukan Konsultasi dengan Profesional

Bila memang kecenderungan overthinking sudah terlalu sering bahkan sulit untuk dikendalikan sehingga memiliki dampak buruk pada dirimu sendiri, tidak ada salahnya jika kamu mencoba untuk berkonsultasi dengan seorang profesional. Jika tidak, bisa saja kebiasaan ini akan mengganggu kegiatan perkuliahanmu atau malah bisa mengganggu keseharianmu. Mencoba konsultasi dengan seorang profesional seperti psikolog atau konselor mungkin bisa menjadi jalan keluar bagimu yang sudah tidak tahu harus melakukan apa untuk mengontrol overthinking.

Memang sulit untuk menghindari overthinking, tetapi kamu bisa melatih diri supaya bisa mengontrol pikiran di dalam kepalamu. Semoga cara-cara di atas bisa membantu kamu para mahasiswa yang suka overthinking.